Bocah-bocah penimba senyuman
Mereka berdiri di batas perpisahan
Membawa serta percikan tawanya
Keceriaan itu kelamlah sudah
Tersisa kenangan menancap diri
Loloskan luka dan air mata
Aku terdiam ,
Terpana ,
Terbata ...
Takkan ada lagi lantunan dongeng mu
Tak terdengar lagi merdu suara tawa mu
Dan tak terdekap lagi bisik lembut alunan nasehatmu
Semua semburat ,
Berceceran ,
Dan akhirnya lenyap ...
Tapi satu yang kupegang
Dan hanya satu yang kugenggam
Ketulusan yang abadi
Dan tak pernah terganti
Hingga rapuh ragaku ...
Hingga ujung jiwaku ...
(created by : faghfore)
Sabtu, 25 September 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar